
Banda Aceh – 11 Juni 2025
Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (USK) terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan tinggi berbasis riset dan kebutuhan strategis daerah dengan mengusulkan pembukaan Program Studi Doktor Ilmu Kebencanaan. Sebagai bagian dari proses akademik dan tata kelola institusi, Sekolah Pascasarjana menerima kunjungan Komisi D Senat USK pada Rabu, 11 Juni 2025 dalam rangka kegiatan visitasi pembukaan program studi baru tersebut.
Kegiatan visitasi ini berlangsung di lingkungan Sekolah Pascasarjana USK dan dihadiri oleh pimpinan Sekolah Pascasarjana, tim penyusun proposal, serta para dosen dan akademisi lintas disiplin yang turut mendukung rencana pembukaan program ini.
Komisi D Senat USK, yang membidangi pengembangan akademik dan mutu, melakukan peninjauan terhadap kesiapan akademik, sumber daya manusia, kurikulum, serta sarana dan prasarana yang mendukung penyelenggaraan Program Doktor Ilmu Kebencanaan. Selain itu, diskusi dan evaluasi mendalam dilakukan guna memastikan program ini sesuai dengan visi USK sebagai universitas unggul dalam bidang kebencanaan dan keberlanjutan.
Direktur Sekolah Pascasarjana USK menyampaikan bahwa program ini dirancang sebagai respon terhadap kebutuhan akan sumber daya manusia berkapasitas tinggi di bidang kebencanaan, terutama di wilayah rawan bencana seperti Aceh dan kawasan Asia Tenggara secara umum. “Program ini akan menjadi yang pertama di Sumatera dan diharapkan menjadi pusat keilmuan dan kebijakan dalam pengurangan risiko bencana berbasis ilmiah,” ujar beliau.
Visitasi ini menjadi salah satu tahapan penting sebelum pengajuan resmi ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), dan menunjukkan bahwa Sekolah Pascasarjana USK terus berkembang untuk menjawab tantangan zaman melalui penguatan kapasitas akademik dan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.