
Banda Aceh, Pada tanggal 13 Februari 2024, Sekolah Pascasarjana (SPS) Universitas Syiah Kuala (USK) mengadakan sebuah acara daring yang monumental dalam rangka tindaklanjut rencana kerja sama Higher Education of Aceh-Malaysia Alliance (HEAMA). Acara yang diselenggarakan melalui platform Zoom Meeting ini menjadi momentum penting bagi pengembangan pendidikan tinggi di wilayah Aceh dan Malaysia.
Acara tersebut turut dihadiri oleh para Rektor dan perwakilan dari sejumlah universitas ternama, antara lain Universitas Malikussaleh, Universitas Samudra Langsa, Universitas Teuku Umar, Institut Seni Budaya Indonesia, Universitas Iskandar Mudar, Universitas Abulyatama, Universitas Muhammadiyah Aceh, Universitas Serambi Mekkah, Universitas Almuslim, Universitas Islam Kebangsaan Indonesia, Universitas Bina Bangsa Getsempena, serta Tim dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh dan Pimpinan LLDIKTI XIII.
Acara yang dibuka oleh Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Marwan, menandai komitmen kuat dari USK untuk meningkatkan kerjasama lintas batas dalam bidang pendidikan tinggi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi antaruniversitas untuk meningkatkan aksesibilitas, kualitas, dan relevansi pendidikan di era globalisasi ini.
Direktur SPS USK, Prof. Dr. Hizir, bertindak sebagai moderator acara dan membimbing jalannya diskusi dengan baik. Para peserta dengan antusias terlibat dalam diskusi mengenai rencana kerja sama yang meliputi pertukaran mahasiswa dan staf, program studi ganda, serta penelitian bersama.
Acara tersebut merupakan langkah konkret dalam menggerakkan kerjasama HEAMA menuju tahap pelaksanaan yang lebih lanjut. Dengan sinergi antara universitas-universitas di Aceh dan Malaysia, diharapkan akan terjadi peningkatan signifikan dalam mutu pendidikan tinggi dan kemajuan akademik di kedua wilayah.
Partisipasi aktif dari berbagai pihak menunjukkan komitmen yang kuat untuk mewujudkan visi bersama dalam mendukung pendidikan tinggi yang berkualitas dan inklusif bagi seluruh masyarakat.
HEAMA bukan hanya sekadar kerjasama antarlembaga pendidikan, tetapi juga merupakan jembatan untuk membangun hubungan yang lebih erat antara Aceh dan Malaysia dalam berbagai bidang.
