Sekolah Pascasarjana USK Sukses Gelar Postgraduate Conference 2025 Bertema SDGs

Banda Aceh, 5 September 2025 – Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (USK) sukses menyelenggarakan Postgraduate Conference (PGC) 2025 pada 4–5 September 2025 di Banda Aceh. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Annual International Conference (AIC) yang menjadi agenda tahunan USK dalam memperkuat kontribusi akademik pada isu-isu global.

Mengusung tema “Bridging the Knowledge and Skills for the Practices in the Realisation of Sustainable Development Goals”, konferensi ini menjadi wadah bagi mahasiswa pascasarjana dan peneliti untuk mempresentasikan hasil riset serta membangun jejaring internasional.

PGC 2025 menghadirkan sejumlah keynote speakers terkemuka, antara lain Prof. Soni M. Pradhanang, Ph.D (University of Rhode Island), Prof. Brian Yuliarto, Ph.D (Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek RI), Agus Rusyidi, S.Pi., M.Si. (Direktur Wisata Bahari dan Wisata Alam KKP RI), serta Dr. Tengku Adeline Adura Tengku Hamid (Universiti Malaya).

Selain itu, turut hadir invited speakers seperti Prof. Ghazi Walid-Falah (University of Akron), Ts. Dr. Siti Baidurah Yusoff (Universiti Sains Malaysia), dan Prof. Dr. Yunirisma Qismullah Yusuf (Universitas Syiah Kuala).

Dalam sambutannya, Rektor USK menegaskan pentingnya konferensi ini sebagai forum akademik untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
“Tema AIC tahun ini sangat relevan dengan tantangan global sekarang. Konferensi ini menjadi momentum penting untuk melahirkan gagasan-gagasan inovatif serta kolaborasi internasional dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” ujar Rektor USK, sebagaimana pernah disampaikan pada konferensi internasional sebelumnya (sumber: Humas USK).

PGC 2025 terbuka bagi mahasiswa pascasarjana dari berbagai universitas. Hasil riset yang dipresentasikan terbagi dalam dua bidang besar, yaitu Sciences and Engineering serta Social Sciences, yang selanjutnya akan dipublikasikan dalam prosiding bereputasi.

Melalui penyelenggaraan PGC 2025, USK kembali menegaskan perannya sebagai universitas riset yang aktif berkontribusi terhadap isu-isu pembangunan berkelanjutan. Konferensi ini diharapkan memperluas dampak penelitian dan memperkuat kolaborasi lintas disiplin ilmu.