
Banda Aceh, 28 Mei 2024– Koordinator Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan Universitas Syiah Kuala (USK), Dr. Rina Suryani Oktari, diundang sebagai pembicara dalam Kuliah Tamu yang diselenggarakan oleh International Research Institute of Disaster Science (IRIDeS) Tohoku University, Jepang. Acara ini merupakan bagian dari program Staff Mobility and Visiting Scholar dalam rangka World Class University (WCU).
Kuliah tamu yang bertajuk “The Journey of Disaster Education in Aceh: Reflecting on Two Decades Since the 2004 Indian Ocean Tsunami” ini berlangsung pada Kamis, 9 Mei, di Ruang Seminar lantai 1 IRIDeS. Acara tersebut dihadiri oleh mahasiswa, dosen, dan peneliti dari Tohoku University yang antusias mendengarkan paparan Dr. Rina.
Dalam presentasinya, Dr. Rina Suryani Oktari, yang juga menjabat sebagai Koordinator Disaster Education Research Cluster di Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC), berbagi pengalaman dan wawasan mengenai perjalanan pendidikan bencana di Aceh. Ia mengulas berbagai inisiatif dan program yang telah dilakukan sejak tragedi tsunami pada 26 Desember 2004, serta dampak positif dari upaya-upaya tersebut terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.
“Sejak bencana tsunami 2004, pendidikan kebencanaan di Aceh telah mengalami transformasi yang signifikan. Melalui berbagai program edukasi dan mitigasi, kami berusaha meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat untuk menghadapi berbagai jenis bencana,” ujar Dr. Rina dalam paparannya.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang untuk berbagi ilmu dan pengalaman, tetapi juga memperkuat kolaborasi internasional dalam bidang studi kebencanaan. Partisipasi Dr. Rina dalam kuliah tamu ini merupakan bukti komitmen USK dalam mendukung program WCU dan menjalin kemitraan strategis dengan institusi pendidikan dan penelitian terkemuka di dunia.
Kuliah tamu ini diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana para peserta berkesempatan untuk mendiskusikan lebih lanjut berbagai topik terkait pendidikan kebencanaan dan mitigasi bencana. Respon positif dari peserta menunjukkan tingginya minat dan pentingnya topik yang dibahas, serta membuka peluang untuk kolaborasi lebih lanjut di masa mendatang.