DIT SPs USK Gelar Seleksi Mahasiswa Baru Kelas Kerja Sama di UMSU Medan

Calon mahasiswa dari UMSU Medan sedang mengikuti seleksi

Medan, 31 Agustus 2026 — Program Studi Doktor Ilmu Teknik (DIT), Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Syiah Kuala (USK), melaksanakan Seleksi Ujian Masuk Mahasiswa Baru Kelas Kerja Sama di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Medan, Senin (31/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penerimaan mahasiswa baru Program Studi Doktor Ilmu Teknik melalui skema kelas kerja sama di wilayah Medan.

Sebanyak 34 calon mahasiswa mengikuti rangkaian seleksi yang terdiri atas ujian tulis dan ujian wawancara. Pelaksanaan kedua tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses seleksi untuk melihat kesiapan calon mahasiswa dalam menempuh pendidikan pada jenjang doktoral, sekaligus mengidentifikasi kemampuan akademik, analitis, serta kesiapan mereka dalam menjalani proses pendidikan berbasis riset.

Calon mahasiswa yang sedang mengikuti ujian seleksi sebanyak 34

Penyelenggaraan seleksi di Medan juga menjadi bagian dari upaya SPs USK dalam memperluas akses terhadap pendidikan doktoral melalui kelas kerja sama. Dengan menghadirkan proses seleksi secara langsung di wilayah kerja sama, calon mahasiswa dari Medan dan sekitarnya memperoleh kesempatan untuk mengikuti proses penerimaan tanpa harus datang ke Banda Aceh.

Kelas kerja sama tersebut sekaligus memperkuat jejaring akademik antara Universitas Syiah Kuala dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, khususnya dalam pengembangan pendidikan tinggi pada bidang ilmu teknik. Melalui skema ini, SPs USK terus mendorong terbentuknya lingkungan pendidikan yang mengedepankan kolaborasi, pengembangan kompetensi, serta penelitian yang relevan dengan kebutuhan pembangunan.

Salah satu calon mahasiswa sedang mengikuti sesi wawancara dengan Koordinator Prodi DIT

Melalui pelaksanaan seleksi ini, Program Studi Doktor Ilmu Teknik SPs USK berkomitmen menjaring calon mahasiswa yang memiliki potensi untuk berkembang sebagai akademisi, peneliti, maupun profesional yang mampu menghasilkan riset dan inovasi. Pendidikan doktoral yang berbasis riset diharapkan dapat melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi keilmuan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan teknologi dan pembangunan berkelanjutan.

Salah satu calon mahasiswa sedang mengikuti sesi wawancara dengan Dosen dari Prodi DIT

Kegiatan seleksi mahasiswa baru kelas kerja sama di Medan ini mendukung SDG 4 (Quality Education) melalui perluasan akses terhadap pendidikan tinggi berkualitas, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui penguatan pendidikan, riset, dan inovasi di bidang teknik, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi.

SDGs terkait:
#SDGs4 #QualityEducation #SDGs9 #IndustryInnovationAndInfrastructure #SDGs17 #PartnershipsForTheGoals #DITUSK #SekolahPascasarjanaUSK #USK #KelasKerjaSama #PendidikanDoktor #Riset #Inovasi