
Program Magister Ilmu Kebencanaan (MIK) Sekolah Pascasarjana (SPS) USK, bersama dengan TDMRC USK, baru-baru ini menyelenggarakan Kuliah Umum yang membahas peran perguruan tinggi dalam Gerakan Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (PRBBK). Acara yang berlangsung pada Jumat, 08 Desember 2023, menampilkan Dr. Ir. Eko Teguh Paripurno, M.T., Koordinator Prodi Magister Manajemen Bencana dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”, Yogyakarta, sebagai pembicara utama.
Kuliah umum tersebut, yang diselenggarakan di Ruang Auditorium Gedung TDMRC USK, dibuka oleh Koordinator Prodi MIK, Dr. Rina Suryani, S.Kep., M.Si. Dosen USK ini menyoroti keistimewaan narasumber sebagai penerima Sasaka Award, penghargaan atas komitmennya dalam mengurangi risiko bencana, dan sebagai tokoh utama dalam PRBBK. Dr. Rina Suryani berharap agar diskusi ini dapat mengeksplorasi peran-peran yang dapat dilakukan oleh pihak-pihak terkait untuk mengurangi risiko bencana, terutama yang berbasis masyarakat.
Dalam kuliahnya, Kang ET (panggilan akrab Dr. Eko Teguh Paripurno) merubah pandangan peserta, baik yang hadir secara langsung maupun daring, mengenai pengelolaan risiko bencana. Ia menekankan bahwa meskipun Indonesia sering dianggap rawan bencana dengan 3480 kejadian tercatat, kita seharusnya tidak mendeklarasikan kerapuhan kita dalam menghadapi bahaya.
“Saya yakin bahwa masyarakat Indonesia tidak serapuh itu dan saya percaya bahwa kawan-kawan berkontribusi untuk ketidakrapuhan itu,” ungkapnya.
Selain memberikan kuliah umum, Kang ET juga menandatangani perjanjian kerja sama antara MIK dan Magister Manajemen Bencana UPN Yogyakarta. Kerja sama ini diharapkan dapat menghasilkan kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat terkait pengurangan risiko bencana.
Direktur TDMRC, Prof. Dr. Syamsidik, S.T., M.Sc, mengucapkan terima kasih kepada Kang ET atas kontribusinya dalam mengisi kuliah umum di gedung TDMRC. Ia menyoroti konsistensi Kang ET dalam mempromosikan isu pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat, menganggapnya sebagai hal penting yang perlu dipelajari.
Acara kuliah tamu ini dihadiri oleh 43 peserta offline dan 62 peserta online melalui zoom meeting, serta dihadiri oleh Wakil Direktur TDMRC Prof. Dr. Muksin, M.Si., M.Phil, dan Dr. Alvisyahrin, seorang Dosen senior dengan fokus pada kebencanaan.