Prodi DIB SPs USK Gelar Workshop Sinkronisasi VMTS dan Kurikulum, Libatkan Akademisi dan Praktisi

Banda Aceh, 30 April 2026 — Program Studi Doktor Ilmu Kebencanaan (DIB) Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (SPs USK) menyelenggarakan workshop sinkronisasi visi, misi, tujuan, dan sasaran (VMTS) serta kurikulum di Ruang Teleconference Gedung A SPs USK. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan arah pengembangan program studi tetap relevan dengan dinamika keilmuan dan kebutuhan masyarakat.

Workshop menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Ir. Syifaul Huzni, S.T., M.Sc. dari kalangan akademisi dan H. T. Ahmad Dadek, S.H., M.H. sebagai praktisi, guna memberikan perspektif komprehensif dalam penyempurnaan kurikulum dan arah kebijakan program studi.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Direktur I Bidang Akademik SPs USK, Dr. Mhd. Ikhsan Sulaiman, S.TP., M.Sc., IPU, ASEAN Eng., bersama Koordinator Program Studi DIB, Prof. Dr. Muksin, M.Si., M.Phil. Dalam arahannya, Dr. Ikhsan menegaskan bahwa sinkronisasi VMTS dan kurikulum merupakan fondasi penting dalam menjaga mutu akademik dan relevansi lulusan.

“Program studi tidak boleh statis. Kurikulum harus terus disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan nyata di lapangan, terutama dalam bidang kebencanaan yang sangat dinamis,” ujarnya.

Dalam sesi pemaparan, narasumber membahas pentingnya integrasi antara kerangka akademik dan kebutuhan praktis di lapangan, termasuk penguatan kompetensi analitis, kebijakan kebencanaan, serta pendekatan multidisiplin dalam pendidikan doktoral.

Workshop ini juga dihadiri oleh dosen dan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) yang turut memberikan masukan terhadap penyempurnaan VMTS dan kurikulum. Diskusi berlangsung interaktif, mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan relevansi lulusan.

Melalui kegiatan ini, Prodi DIB SPs USK menegaskan upayanya dalam membangun kurikulum yang adaptif, berbasis kebutuhan, dan berorientasi pada solusi terhadap tantangan kebencanaan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global.