
Banda Aceh, 28 April 2024 – Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengurangan risiko bencana melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan bertema “Peningkatan Pengetahuan Siswa Diktukba Polri SPN Aceh dalam Upaya Pengurangan Risiko Bencana” ini dilaksanakan pada 19 Mei 2024 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Aceh.
Acara ini melibatkan mahasiswa, dosen, dan alumni Prodi Magister Ilmu Kebencanaan USK, serta diikuti oleh 264 siswa Diktukba Polri SPN Aceh. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang mungkin terjadi di Aceh.
Dalam sambutannya, Koordinator Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan USK, Dr. Rina Suryani Oktari, menyampaikan pentingnya pendidikan kebencanaan bagi setiap lapisan masyarakat, termasuk anggota kepolisian yang seringkali berada di garis depan dalam penanganan bencana.
“Pendidikan kebencanaan sangat penting untuk memastikan bahwa setiap individu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengurangi risiko bencana. Siswa Diktukba Polri, sebagai calon aparat keamanan, harus siap dan sigap dalam menghadapi situasi darurat dan bencana,” ujar Dr. Rina.
Kegiatan ini terdiri dari sesi penyuluhan, diskusi, dan simulasi yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai berbagai jenis bencana, langkah-langkah mitigasi, serta peran penting koordinasi dan komunikasi dalam situasi darurat.
Mahasiswa Prodi Magister Ilmu Kebencanaan USK juga turut berpartisipasi aktif dalam memberikan materi dan mendampingi siswa dalam kegiatan simulasi. Mereka berbagi pengetahuan dan pengalaman yang didapat selama menempuh studi, sekaligus memperkuat keterampilan praktis dalam pengelolaan bencana.
Para siswa Diktukba Polri SPN Aceh tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Mereka mengapresiasi upaya Prodi Magister Ilmu Kebencanaan USK dalam memberikan edukasi yang sangat relevan dengan tugas dan tanggung jawab mereka di masa mendatang.
“Dengan pengetahuan yang kami peroleh hari ini, kami merasa lebih siap untuk menghadapi berbagai tantangan terkait bencana. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dan seharusnya sering dilakukan,” ungkap salah satu siswa peserta kegiatan.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata Prodi Magister Ilmu Kebencanaan USK dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di Aceh. Dengan melibatkan berbagai pihak, diharapkan kesadaran dan pengetahuan tentang pengurangan risiko bencana dapat terus ditingkatkan di masyarakat.
Universitas Syiah Kuala, sebagai institusi pendidikan terkemuka di Aceh, terus berkomitmen dalam memberikan edukasi dan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kebencanaan.