USK buka program magister kelas kerjasama bidang ilmu kebencanaan

Banda Aceh, 21 Mei 2024 – Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan (MIK) Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (USK) mengadakan kegiatan Sosialisasi Kelas Kerja Sama Program Studi MIK – BPBD. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Selasa, 21 Mei 2024 ini dibuka oleh Dr. Mhd. Ikhsan Sulaiman, S.TP., M.Sc., IPU, ASEAN. Eng, selaku Wakil Direktur Bidang Akademik Sekolah Pascasarjana USK. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan program kelas kerja sama dan peluang kolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten/kota yang hadir dalam kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Dr. Ikhsan menekankan pentingnya sinergi antara akademisi dan praktisi untuk memperkuat kapasitas penanggulangan bencana di Indonesia. Beliau juga menyatakan bahwa kelas kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi para peserta didik dalam bidang kebencanaan.

Selanjutnya, Koordinator Prodi MIK, Dr. Rina Suryani Oktari, memberikan gambaran mendetail tentang Prodi MIK dan berbagai peluang kerjasama yang dapat dijalin dengan BPBD di berbagai kabupaten dan kota. Dr. Rina menjelaskan bahwa kelas kerja sama ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas bagi para peserta didik yang sebagian besar merupakan praktisi di lapangan.

Salah satu pertanyaan utama dalam sesi tanya jawab adalah perbedaan antara kelas reguler dan kelas kerja sama. Menjawab pertanyaan tersebut, Dr. Rina menjelaskan bahwa pada kelas reguler, mahasiswa diwajibkan hadir di setiap perkuliahan di kampus. Sedangkan pada kelas kerja sama, pembelajaran dilakukan dengan sistem ON-OFF, di mana mahasiswa akan mengikuti perkuliahan tatap muka di kampus USK selama 6 hari (1 minggu) di awal semester dan 6 hari (1 minggu) di akhir semester. Selebihnya, pembelajaran dilakukan secara daring melalui platform online seperti Zoom dan e-learning USK.

Meski diselenggarakan hanya melalui Zoom, para peserta sosialisasi yang terdiri dari perwakilan BPBD dan BPKSDM kabupaten/kota di seluruh Aceh menunjukkan antusiasme yang tinggi dan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait implementasi kelas kerja sama, teknis perkuliahan daring, hingga potensi kerjasama lebih lanjut.

Dengan adanya kelas kerja sama ini, Prodi MIK berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun budaya sadar bencana di Indonesia dan meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana melalui pendidikan yang inovatif dan fleksibel.

Saat ini, Prodi MIK dan Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala sedang membuka pendaftaran untuk semester Ganjil tahun ajaran 2024/2025. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui situs web https://mik.usk.ac.id/ atau situs pendaftaran https://pendaftaran-pps.usk.ac.id/. Ikuti perkembangan Prodi MIK PPS USK melalui akun Instagram @mikppsusk untuk mendapatkan informasi terkini dan mewujudkan budaya sadar bencana di Indonesia.