USK Hadirkan Pakar Dunia, Ungkap Peran Strategis Machine Learning dalam Riset Modern

BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (USK) terus mengakselerasi langkahnya di kancah global. Sebagai bagian dari implementasi Program Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition (EQUITY) guna mendukung pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings, USK sukses menyelenggarakan Distinguished Professor Lecture pada Jumat (13/3/2026).

Bertempat di Ruang Mini Teater, Sekolah Pascasarjana USK, kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si., IPU., ASEAN Eng. Turut berhadir dalam acara bergengsi ini Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Prof. Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si., M.Tech., Ketua Jurusan Statistika Prof. Dr. Zurnila Marli Kesuma, S.Si., M.Si., serta jajaran profesor dan dosen di lingkungan USK. Antusiasme yang tinggi juga terlihat dari para peserta yang terdiri atas mahasiswa Magister Statistika, Magister Kecerdasan Buatan, dan mahasiswa dari berbagai program studi lainnya.

Acara ini menghadirkan akademisi kelas dunia, Prof. Biswajeet Pradhan, yang merupakan Distinguished Professor dari University of Technology Sydney (UTS), Australia, dengan rekam jejak riset luar biasa dan capaian Scopus H-Index sebesar 136.

Dalam kuliah umum bertajuk “Fundamentals and Advancements of Machine Learning in Research”, Prof. Biswajeet memaparkan bahwa machine learning kini telah menjadi salah satu pendekatan utama dalam penelitian modern. Kemampuan teknologi ini dalam mengolah maha data (big data) terbukti mampu meningkatkan akurasi analisis serta menghasilkan temuan yang lebih komprehensif, relevan untuk memecahkan berbagai permasalahan global, termasuk di bidang lingkungan, kesehatan, hingga penentuan kebijakan publik.

Direktur Sekolah Pascasarjana USK sekaligus Ketua Pelaksana Kegiatan, Prof. Dr. Hizir Sofyan, dalam kesempatannya menegaskan bahwa kehadiran pakar dunia melalui Program EQUITY THE Impact Rankings ini adalah upaya berkelanjutan USK dalam meningkatkan mutu institusi.

“Mutu perguruan tinggi tidak hanya dinilai secara internal, tetapi juga harus diukur melalui indikator objektif yang diakui secara global. Selain itu, perguruan tinggi harus berkontribusi nyata dalam mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan,” tegas Prof. Hizir.

Kegiatan ini berlangsung sangat interaktif. Diskusi yang berkembang tidak hanya membahas pada aspek teknis penggunaan machine learning, tetapi juga meluas pada peluang kolaborasi riset internasional serta strategi taktis dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah.