
Banda Aceh, 24 Februari 2026 — Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mencatatkan prestasi pada acara wisuda lokal periode November 2025 – Februari 2026 dengan mewisuda mahasiswa internasional asal Gambia, Kebba Nyang, yang berhasil menyelesaikan studi di Program Magister Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu.
Prosesi wisuda lokal ini merupakan bagian dari acara besar yang digelar oleh Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala di mana puluhan lulusan dari berbagai program studi secara resmi mendapatkan gelar akademik mereka. Pada periode tersebut, total 48 lulusan dikukuhkan, termasuk Kebba Nyang yang menyelesaikan pendidikan pascasarjananya di bidang pengelolaan lingkungan pesisir. Kebba Nyang merupakan penerima Beasiswa KNB, program beasiswa Pemerintah Indonesia yang ditujukan bagi mahasiswa dari negara-negara berkembang untuk menempuh pendidikan tinggi di Indonesia.
Dalam menyelesaikan studinya, Kebba Nyang mengangkat tesis berjudul “Hydrographic Survey at the Port of The Gambia”, sebuah penelitian yang berfokus pada survei hidrografi di kawasan Port of The Gambia. Penelitian ini memiliki relevansi strategis dalam mendukung keselamatan pelayaran, perencanaan pelabuhan, serta pengelolaan wilayah pesisir yang berkelanjutan, khususnya bagi negara-negara pesisir Afrika Barat.
Penelitian tersebut disusun di bawah bimbingan Dr. Ir. Ichsan Setiawan, S.Si., M.Si. selaku dosen pembimbing utama, serta Prof. Dr. Ir. Muhammad Irham, S.Si., M.Si. sebagai co-pembimbing. Keduanya memberikan pendampingan akademik dalam penguatan metodologi survei hidrografi dan analisis pengelolaan sumberdaya pesisir terpadu.
Kebba Nyang merupakan salah satu dari sedikit mahasiswa internasional yang berhasil menyelesaikan studi di USK, menunjukkan semakin kuatnya daya tarik institusi pendidikan ini di tingkat global. Program Magister Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu sendiri bertujuan untuk mencetak pemimpin dan profesional yang mampu merancang serta menerapkan strategi pengelolaan sumberdaya pesisir secara berkelanjutan dan terpadu keterampilan yang sangat dibutuhkan di berbagai negara pesisir seperti Gambia.
Keberhasilan Kebba Nyang tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga memperkuat citra Sekolah Pascasarjana dan Universitas Syiah Kuala sebagai kampus yang mendukung keberagaman dan kolaborasi akademik lintas negara. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa internasional lainnya untuk memilih USK sebagai tujuan studi mereka di masa mendatang.