
Banda Aceh – Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menggelar kuliah tamu bertajuk Media Communication For Mitigation and Disaster Prevention pada Minggu, 10 November 2024. Acara yang berlangsung di Lantai 2, Ruang Teater Mini SPs USK ini menghadirkan dua pakar internasional terkemuka: Prof. Arikawa Taro dari Chuo University dan Emiliano Rodriguez Nuesch, Director at The Risk Communications Agency Pacifico.
Acara yang dimulai pukul 08.30 hingga 12.30 WIB ini menjadi ruang refleksi dan kolaborasi yang tidak hanya membuka wawasan, tetapi juga melebur batasan pengetahuan tentang mitigasi dan pencegahan bencana melalui komunikasi yang efektif. Kuliah tamu ini diharapkan memberikan perspektif baru serta menghubungkan para peserta dengan pengalaman yang luar biasa dari dua pembicara ternama di bidangnya.
Prof. Arikawa Taro, yang dikenal luas karena risetnya dalam bidang komunikasi bencana, berbagi wawasan mendalam mengenai peran media dalam penyampaian informasi kritis dan penyadaran masyarakat. Beliau menyoroti bagaimana strategi komunikasi yang efektif dapat menyelamatkan banyak nyawa dan mengurangi dampak bencana secara signifikan.
Sementara itu, Emiliano Rodriguez Nuesch, seorang pakar dalam komunikasi risiko, memberikan penjelasan tentang bagaimana pendekatan berbasis bukti dan teknologi modern dapat digunakan untuk mempersiapkan dan melindungi masyarakat dari bencana yang tidak terduga. “Komunikasi risiko harus bisa menjembatani kesenjangan antara pemahaman ilmiah dan tindakan nyata di lapangan,” ungkap Emiliano.
Acara ini mendapatkan antusiasme tinggi dari mahasiswa, dosen, dan praktisi yang hadir. Mereka tidak hanya mendengarkan paparan teori, tetapi juga diajak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait tantangan komunikasi dalam mitigasi bencana.
Kehadiran Prof. Arikawa Taro dan Emiliano Rodriguez Nuesch dalam kuliah tamu ini menjadi momentum penting bagi komunitas akademik dan praktisi di USK untuk terus memperdalam pemahaman mereka tentang peran media dan komunikasi dalam pencegahan bencana. Ruang kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang lebih kuat dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan.
Acara ini pun diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif, memperkuat pemahaman dan menjalin koneksi antara peserta dan para ahli. Kuliah tamu ini sukses menghadirkan refleksi mendalam dan menginspirasi para peserta untuk mengintegrasikan komunikasi risiko yang efektif dalam berbagai upaya mitigasi bencana.