Penutupan dan Monev Kelas Kerjasama Semester 1 MAP SPS USK dengan Dinas Pendidikan Aceh di Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, dan Aceh Barat.

Banda Aceh, 29 Desember 2023 – Sekolah Pascasarjana (SPS) Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar acara penutupan dan monitoring evaluasi (Monev) kelas kerjasama Semester 1 Magister Administrasi Pendidikan (MAP) dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan. Acara berlangsung di Ruang Mini Theater SPS USK dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Barat, Aceh Selatan, dan Provinsi Aceh.

Acara dibuka dengan penuh semangat oleh Master of Ceremony (MC) dan dosen MAP, Dr. Ismail, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, Dr. Ismail menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kelancaran kegiatan kelas kerjasama ini. Ia juga menekankan pentingnya kerjasama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah.

Pada kesempatan tersebut, hadir pula Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Barat, Aceh Selatan, dan Provinsi Aceh. Mereka memberikan apresiasi atas inisiatif SPS USK dalam membuka kelas kerjasama dengan pemerintah daerah. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Selatan menyatakan, “Kerjasama seperti ini sangat penting untuk membangun sumber daya manusia yang unggul di daerah kami. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut untuk memberikan manfaat maksimal bagi kemajuan pendidikan di Aceh Selatan.”

Mahasiswa MAP yang mengikuti kelas kerjasama ini berasal dari berbagai daerah, termasuk Aceh Selatan, Aceh Barat, dan Aceh Barat Daya. Mereka telah mengikuti perkuliahan dan kegiatan pembelajaran praktis di wilayah masing-masing, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan di daerah tersebut.

Acara diakhiri dengan penutupan yang meriah oleh Prof. Dr. Hizir, selaku Direktur SPS USK. Prof. Hizir menyampaikan harapannya agar kerjasama ini tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga menjadi wahana untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di daerah-daerah terpencil. Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam kesuksesan kelas kerjasama ini. Prof. Hizir mengungkapkan bahwa mahasiswa MAP akan mengikuti perkuliahan kelas internasional di Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) selama 8 hari. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memperluas wawasan dan mendapatkan pengalaman belajar yang lebih mendalam. Transfer credit mata kuliah dari perkuliahan ini akan diakui, memperkaya kurikulum dan memberikan mahasiswa MAP kesempatan untuk terlibat dalam lingkup akademis internasional.

Dengan ditutupnya kelas kerjasama Semester 1 MAP ini, diharapkan bahwa hubungan sinergis antara SPS USK dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat demi terwujudnya pendidikan yang berkualitas di seluruh wilayah Aceh.